Cerita Seks Istriku Diperkosa Tukang Pijit

Cerita Seks Istriku Diperkosa Tukang Pijit

Cerita Seks Istriku Diperkosa Tukang Pijit

Cerita Seks Istriku Diperkosa Tukang Pijit ❤ CERPENSEKS.net Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Hot, Bokep Seks Hot, Bokep Dewasa Hot, Seks Hot Indonesia, Masterkiu, Master Kiu, Download Domino

Cerita Seks Istriku Diperkosa Tukang Pijit

Uring-uringan istri ku semakin memuncak karena aku tak dapat menjemput istri ku mengajar, karena jadual perkuliahan istri ku mengajar mundur sehingga istriku pulang sekitar pukul 10:30 malam bahkan sampai pukul sepuluh dimana perumahan yang kutempati sudah sangat sepi.

Ketika hati kedua saya akan menjemput, aku lewat pintu dapur di samping rumah yang cukup rimbun. Baru pintu kubuka sedikit, kulihat istriku yang mengenakan blouse merah dan rok klok hitam turun dari boncengan sepeda penjaga malam yang kukenal bernama Pak Beroto , lelaki tua berumur 65 tahunan, tapi masih tegap itu. Pak Beroto memegang tangan istriku dan mengarahkan ke selangkangan nya yang menyembul, sedang tangan kanan Pak Beroto langsung meremas remas payudara kanan istriku.

Akupun teringat omongan Pak Beroto saat awal-awal aku berkenalan. dimana Pak Beroto pernah bercerita sering wanita yang sudah bersuami di desanya dibuatnya kelenger oleh batang kemaluan, dan nama Beroto adalah nama olok-oloknya kepanjangan dari Gedi sak Jaran, sebesar punya kuda, dan Pak Beroto tak punya tempat tinggal tetap sehingga tidurnya berpindah-pindah di rumah teman-teman se desa nya yang ada di kotaku dan ia juga pernah bercerita padaku, istri temannya sering dia setubuhi saat suaminya tidur pulas.

Beberapa saat Pak Beroto dan istriku berlalu, aku sedikit berlari agar aku sampai di rumah sebelum istriku dan Pak Beroto sampai dengan mengambil jalan pintas, tetapi karena kurang hati-hati aku terperosok dan kurasa kan kakiku terkilir, sehingga tak dapat berjalan cepat.

Dengan pelan aku masuk dan menuju ruang tamu dengan hati-hati dan kudengar suara “croop croop” dari ruang tamu, akupun membuka sedikit selambu yang menutup ruang tamu dan ruang tengah, matakupun seakan terlepas dari tempatnya saat kulihat istriku sedang berjongkok di depan Pak Beroto.

Minimal Deposit 10 ribu

Dan tengah mengulum batang kemaluan Pak Beroto yang besar panjang dan berurat-urat sebesar cacing tanah sehingga mulut istriku kesulitan mengukum batang kemaluannya yang amat besar itu, sedangkan tangan kanan Pak Beroto menyusup di blouse kuning istriku sedang meremas-remas payudara kiri istriku dan tangan kanan Pak Beroto membelaibelai rambut pendek istriku.

Punggung kaki kanan Pak Beroto tengah menggosok-ngosok selangkangan istriku yang duduk jongkok terkangkang dan di atas meja tamu kulihat BH tipis cream dan celana dalam merah istriku tergeletak di dekat tas kerja istriku.

“Bu Yati, mungkin suami ibu ..????” kudengar bisikan Pak Beroto. Merekapun berlari mendapatiku tersungkur. “Kenapa, mas? tanya istriku. Aku tak menjawab dan merekapun tahu kakiku terkilir karena celanaku berlepotan tanah.

Akhirnya akupun dipijat oleh Pak Beroto dan memang agak berkurang sakitnya. Akupun disuruh Pak Beroto beristirahat dan Pak Beroto akan kembali esok pagi. Pak Beroto pun berpamitan dan Kudengar istriku mendesis pelan sebelum pintu depan ditutup.

Setelah pak Beroto pergi, istriku menanyakanku darimana dan kujawab aku akan menjemput nya tadi, tapi ditengah jalan terjatuh.

Keesokkan paginya Pak Beroto datang dan memijitku lagi dan terakhir aku tak mengerti kenapa Pak Beroto menusuk-nusuk batang kemaluanku dengan sarung kerisnya dan Pak Beroto memberiku ramuan untuk diminumkan kepadaku oleh istriku.

Pagi itu istriku pake daster dari kaos yang lumayan ketat, daster ini kesukaanku karena mempunyai resleting di depan sampai ke perut dan aku tahu pagi itu istriku tak mengenakan BH karena kedua puting susu istriku yang besar menonjol dari daster kaos ketatnya dan istriku merias diri seperti akan berangkat kerja.

Istriku dan Pak Beroto keluar dari kamar, sambil menarik pintu kamar, akan tetapi tidak tertutup rapat dan masih sedikit terbuka, setelah aku berpura-pura tidur sehingga aku masih dapat mendengar pembicaraan mereka.

Deposit 10 ribu

“Sudah, Jeng Yati…..!!! ” terdengar kata Pak Beroto menyebut istriku “Jeng”. “Aku masih takut, Pak ……!!!!” bisik istriku “Ayo dicoba saja, Jeng Yati…..!!! ,” bisik lagi Pak Beroto.

“Aaaaahhhhhh. ….maaasssss. …..!!!! !,” bisik istri ku mengocok batang kontol ku dan ngga lama kemudian bisa berdiri lagi dan untuk kedua kali nya airmaniku tersenbur kembali saat masih menempel di bulu-bulu kemaluan istriku . “Mas kok, begini terus. Sudah berapa bulan, mas. Aku sudah pingin sekali, mas. Aku pingin penyaluran.. !!” kata istriku sambil melap air mani ku di jembut kemaluan nya. Kemudian Istriku keluar kamar dan kudengar bisikan Pak Beroto “nanti malam…,yaaa. . , Jeng Yati…!!!”

Siangnya aku menahan sakit di batang kemaluan dan utamanya di lubang kencingku sebelum istriku berangkat mengajar, aku tak mengatakan pada istriku dan akupun terkulai dan tertidur hingga kudengar pintu depan terbuka saat istriku pulang. “Pak Beroto saya masih takut, aahhhh…..! !” terdengar bisikan istriku “Ayo, cepat, Jeng Yati,….” suara mendesak Pak Beroto berbisik.

Aku menutup wajahku berpura pura tidur saat istriku masuk kamar dan kulihat istriku merias diri dan melepas semua yang menempel tubuh sintal istriku tak terkecuali celana dalam dan BHnya pun tak lagi di tempatnya dan mengambil kaim panjang dan melilitkan ketubuh sintalnya sehingga lekuk tubuh istriku dimana kedua payudara dan kedua puting nya menonjol di bagian dada dan pantat bahenol nya.

“Mas mas ..!!!” istriku membangunkanku. “Eeeh ? ada apa, dik….?” tanyaku “Eee ? aku eeee ?. Pak Beroto mau mijit aku mas?!!!” kata istriku terbata-bata. “Lho, kamu sakit atau terjatuh…. ?? tanyaku. “Eehh enggak mas, ee katanya dia bisa mengurangi nafsuku ..!!!!” kata istriku mengagetkanku. Tapi lidahku kelu, tak dapat berbicara. “Maass kan tak bisa memuaskanku, sedangkan aku pingin sekali, Pak Beroto bisa mengurangi nafsuku, mas, bolehkan…. ????” aku hanya diam dan diam, istriku pun menganggapku setuju.

Download Domino

Pak Beroto akhirnya memijit punggung dan telapak kaki istriku dan istriku semakin mendesis-desis dan tubuhnya mulai meregang. “Ini mulai, Jeng Yati,…!!!” kata Pak Beroto semakin intensif memijit telapak kaki istriku dan istriku makin lama makin meregangkan kedua kakinya dan kedua lututnya semakin tertekuk. Begitu Pak Beroto memijat kedua pergelangan kaki istriku, istriku langsung mengkangkangkan kedua kakinya sehingga terlihat olehku selangkangan istriku yang ditumbuhi bulu-bulu lebat.

“Wuuh Jeng Yati sangat tinggi ini..!!!” kata Pak Beroto dan tangan kanannya meraih tas plastiknya dan kuingat Mbah Muklis, dan Pak Beroto membuka bungkusan yang berisi sarung keris sebesar batang kemaluan orang dewasa tapi tanpa keris dan diletakkan diantara kedua kaki istriku yang terkangkang tanpa sepengetahuan istriku.

Istriku mengerang-erang keras seirama dengan meluncur keluar masuknya sarung keris tersebut menembus liang vaginanya… “Nngngngaaaaaaaccch hhh ??beeezzaaaaaarrr hghghghghghhh ??!!!!!” sambil kepala nya lunglai bersandar di bahu kiri Pak Beroto dan kedua tangan keriput Pak Beroto menyusup ke kain panjang bagian atas istriku dan dengan gemasnya Pak Beroto meremas-remas payudara istriku yang menggelinjang- gelinjang, sementara mulut istriku merintih-rintih, mengerang dan menggeram, dan bahkan badannya kemudian mengejan-ngejan dengan keras karena sarung keris besar tersebut mulai menghujam makin dalam keluar masuk di liang vagina nya.

Sementara itu, Pak Beroto berhasil melepas ikatan kain panjang istriku dan terkuaklah kedua payudara montok istriku, lalu kedua tangan keriput Pak Beroto mulai meremas remas lagi dengan ganas kedua payudara istriku dan jari-jari tangan Pak Beroto memelintir sambil menarik-narik kedua puting susu istriku secara bergantian seolah Pak Beroto sedang merempon sapi betina yang sudah waktunya mengeluarkan air susunya. “Paaaaaak ??oooooooohhhhh. …..paaaakkkk. ..!!!” rintih istriku saat mulut Pak Beroto mencaplok payudara kanannya dan tak lama setelah itu bunyi “sreep sreep” terdengar menandakan air susu istriku telah keluar akibat jilatan lidah Pak Beroto di puting susu kanan istriku.

Download Domino

Pak Beroto membentangkan tangan kanan istriku yang lunglai agar Pak Beroto mudah mengempot payudara istriku dan kulihat istriku benar- benar menikmati perlakuan Pak Beroto, penjaga malam itu, sementara pantat bahenolnya bergoyang, berputar maju mundur akibat sarung keris yang keluar masuk di liang vagina nya dan tubuhnya terus bergetar hebat, nafas istriku mendengus-dengus oleh perbuatan Pak Beroto di payudara nya dan sarung keris sebesar batang kemaluan dewasa yang menghujam keluar masuk semakin cepat di liang vagina istriku membuat ia mandi keringat dan….. “Paaaak…paaaaakkk k Deraaaaaan.. .aaaaa… .aaaaaakuuu. …..oooccccchhh hh…paaaaaak ….aaa aa….aaaakuuu nggaaaaaak taahaaaan ? aaaa…aaakuuuu. ..keee… .keeeluaaaar ?paaaaakkkkk. …..!!!! ” istriku mengerang keras dan pantat bahenol istriku tersentak sentak dengan kuat ketika dia mengalami orgasme yang dasyaattt malam itu.

Rupanya sarung keris sebesar batang kemaluan dewasa di liang vagina nya tak berhenti juga keluar masuk di liang vagina nya dan bahkan semakin cepat membuat nafas istriku semakin mendengus-dengus seperti kuda betina yang digenjot tuannya untuk berlari kencang, dimana pantat bahenol nya tersentak-sentak dan terangkat angkat tak karuan dan Pak Beroto yang sudah menghabiskan air susu payudara kanan istriku, langsung mencaplok dan mengempot dan menyedot nyedot payudara kiri istriku sementara jari-jari tangan kanan Pak Beroto tak henti-hentinya mremelintir sambil menarik-narik puting susu kanan istriku dan istrikupun mengangkat.

Dan entah karena kebesaran kedua kaki istriku terkangkang lebar, sehingga sarung Pak Beroto pun tersingkap dan betapa kagetnya aku saat kulihat batang kemaluan Pak Beroto sebesar kuda itu sudah separuh menjejali liang vagina istriku, dimana bibir vagina istriku seolah-olah ditiup menggelembung besar karena desakan batang kemaluan sebesar kuda Pak Beroto itu.

Pak Beroto berhenti menghujamkan batang kemaluan sebesar kuda nya saat istriku melenguh keras dan pingsan. Aku mengira Pak Beroto akan melepas batang kemaluannya yang sebesar kuda dari liang vagina istriku yang pingsan.

Master Kiu

Tapi mulut Pak Beroto komat kamit dan begitu wajah istriku ditiup oleh Pak Beroto, istriku pun tersadar kembali dan Pak Beroto menjejalkan kembali batang kemaluan sebesar kuda nya ke liang vagina istriku sehingga kudengar gemeletuk gigi istriku merasakan liang vagina seolah robek.

Pak Beroto kini mempermainkan kelentit istriku dan istriku mulai mengerang kembali mendapatkan kenikmatan hasrat seksualnya, sehingga bunyi “cek cek” lendir vagina istriku terdengar kembali menandakan nafsu istriku mulai naik dan suara lendir vagina istriku semakin keras dan seperti tak percaya kulihat batang kemaluan sebesar kuda Pak Beroto mulai masuk ke dalam liang vagina istriku perlahan namun pasti.

“Kontolmu besaaar ? kontolmu besaaar paaak eeeccch aku nggak pernaaaah merasakan uuummpppfff paaaakk akuuuu oooocccch paaaaaaakk engngngngngngngng ??.”istriku mengejan keras saat mencapai orgasme ketiganya malam itu dan hal itu memudahkan batang kemaluan sebesar kuda Pak Beroto semakin masuk ke liang vagina istriku yang berlendir karena orgasmenya sehingga tak kusangka batang kemaluan sebesar kuda Pak Beroto amblas keseluruhan ke liang vagina istriku dan Pak Beroto menindih tubuh istriku

Kulihat kedua tangan Pak Beroto meremas remas kedua payudara istriku kembali, mulutnya mengulum bibir merah istriku dan istriku meladeni kuluman Pak Beroto dan kulihat lidah Pak Beroto menyusup ke rongga mulut istriku dan menjilati dalam rongga istriku yang kian terangsang kembali dimana jari-jari tangan istriku meremas remas punggung Pak Beroto dan Pak Beroto mulai menggoyangkan pantatnya dan istriku mencengkeram punggung Pak Beroto disertai nafas istriku mendengus- dengus dan tak lama kemudian pantat bahenol tersentak sentak mencapai orgasmenya ke empat.

Malam itu, Pak Beroto menyetubuhi istriku tanpa henti dan aku hanya dapat menghitung pantat bahenol istriku tersentak sentak lebih dari enam kali dan akhirnya Pak Beroto menggenjot pantatnya naik turun semakin lama semakin cepat dan menghujam kan batang kemaluan sebesar kuda diserati erangan panjang.

Masterkiu

Dan bunyi “preet preeet”berulang ulang dari liang vagina istriku saat Pak Beroto menumpahkan airmaninya di rahim istriku.

Keesokkan paginya Pak Beroto baru pulang meninggalkan istriku yang hampir pingsan dan seharian istriku tak dapat turun dari tempat tidur karena liang vagina dan bibir vagina istriku membengkak.

Hari-hari berikutnya, istriku menolak dengan halus saat Pak Beroto mengajak istriku bersetubuh dan sebagai gantinya sering kulihat istriku mengulum batang kemaluan sebesar kuda Pak Beroto dan istriku selalu berusaha menelan air mani Pak Beroto saat Pak Beroto ejakulasi di mulut istriku .

Rupanya istriku hampir tiap hari mengulum batang kemaluan sebesar kuda Pak Beroto dan bahkan sering kulihat dua kali sehari dan hal ini merontokkan kesehatan Pak Beroto yang akhirnya jatuh sakit dan pulang ke desanya.