Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak

Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak

Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak

Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak, Seks Cerita Dewasa Bokep Hot, Seks Cerita Dewasa Hot Bokep, Cerita Hot Online, Cerita Sex, Cerpenseks.net, Cerita Dewasa,Cerita Bokep, Situs Porno Indo HotCerita Seks Bokep Ngentot Bispak

Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak – Perkenalkan namaku Raja aku ketika ini sedang di di antara kota, sebab tuntuan kerjaku di kantor. Aku pesan Bispak di kota tersebut, guna memenemi aku di hotel untuk sejumlah hari. Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak

Pagi aku sarapan di hotel tersebut, tak lama lantas pesanan kami datang. “Raja, katamu anda belum pernah punya pacar, benarkah?”, tanyanya yang langsung kujawab dengan anggukan sambil mengembus kopi panasku supaya agak dingin. “Itu sebab pikiranmu belum dewasa. Caramu berkata dengan perempuan asal saja tanpa pernah anda pikirkan akibatnya. Kamu tidak akan dapat membuat perempuan senang dengan teknik ngobrolmu yang laksana itu.”, nasihat padaku. “Lha terus mengapa Mbak inginkan nginap denganku sebenarnya aku kan nggak ngajak”, tanyaku dengan suara berbisik.

“Karena aku tahu bahwa anda tipe pemuda tak waras kerja yang cuek dan jujur bukan tipe playboy perayu. Aku suka pemuda laksana itu, cuman terkadang cuekmu paling keterlaluan. Kamu sendiri mengapa mau?”, jawabnya yang dilanjutkannya dengan pertanyaan. “Mana dapat aku menampik dibawah ancaman cubitannya Mbak”, jawabku bergurau. “Uhh.. anda nggak pernah dapat diajak serius”, keluhnya dengan muka masam. “Aku duarius Mbak, bukan serius lagi”, kataku ngotot yang hanya dijawab dengan senyumannya.

“Mbak, lelaki yang duduk disana terdapat yang ngelihatin Mbak terus, kelihatannya naksir, inginkan kukenalkan Mbak”, kataku sambil menguras roti bakarku. “Memangnya anda sudah kenal, Raja?”, tanyanya. “Nanti sesudah Mbak kukenalkan, ganti Mbak kenalkan saya”, jawabku seraya meneguk kopiku yang masih panas dengan hati-hati. “Kamu tidak boleh macam-macam, Raja!”, ancamnya padaku yang lagi merasakan rokok.

“Tampangnya sih oke tapi lelaki seperti itu melulu mau menangnya sendiri laksana bekas suamiku yang kesatu”, sambungnya. “Terus yang mengantar Mbak ke bus di Balikpapan, suami yang ke berapa?”, tanyaku halus. “Dia yang kedua, namun aku pun cuma istri keduanya, istri kesatunya terdapat di Jakarta dan barangkali tak tahu tentang aku. Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak

Bandar 99

Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak – Aku ke Banjarmasin ini pun karena dia mau mendatangi istri dan anaknya di Jakarta”, jawabnya pelan. “Kenapa Mbak inginkan dimadu?”, tanyaku tambah penasaran.

“Daripada hidup menjanda, jadi istri muda yang tidak jarang ditinggal suami saja laksana ini saja telah susah lagipula jadi janda kembang”, jawabnya mengeluh. “Eh Mbak, tidak boleh besar kepala dulu, iya bila kembang mawar atau melati, bila kembang kamboja yang laksana di makam-makam, bagaimana? Pasti yang tertarik ialah golongan hantu-hantu, hehehe..”, gurauku merubah raut muka sedihnya menjadi kemarahan. “Iya, terus bakal kusuruh hantu-hantu tersebut nyubitin semua tubuhmu tak tersisa”, balasnya dengan senyum kemenangan.

“Sudah Raja, mari kembali ke kamar!”, ajaknya. Sesampai di kamar aku duduk tercenung oleh pikiran kegiatan diatas ranjang yang lebih dekat dengan pintu kamar dibanding ranjangku. Sementara tersebut melepas pakaiannya sampai tinggal ber-BH dan celana sambil memungut handuk kering dari tasnya. “Melamun apa Raja”, tanya Iswani. Berusaha menyembunyikan pikiranku kujawab seadanya.

“Ah nggak melamun kok, cuma menginginkan rasanya dicubit hantu laksana yang Mbak tadi bilang”. “Pingin tahu rasanya?”, tanyanya dengan senyum menggoda dan mengarah ke ke arahku. Duduk tepat didepan tangan telah mulai merapat dengan tubuhku. Mengantisipasi cubitannya yang menyakitkan, kedua tangannya kutangkap dengan cepat. “Mbak, tidak boleh nyubit lagi Mbak, ampun Mbak..”, katau meminta belas kasihannya.

“Tidak Raja, yang ini pasti anda suka, percaya deh..”, katanya meyakinkan. Meski masih ragu namun pegangan tanganku telah mengendor dan tangan telah menjangkau bagian depan celanaku, usapan-usapannya yang halus diatas permukaan celana terasa hingga permukaan kulit kemaluanku. Raguku benar-benar hilang dan tangannya semakin bebas bergerak.

Dengan mata terpejam kurasakan belaian tangannya pulang menjadi remasan yang menghanyutkan dan menciptakan batang kemaluanku semakin tegak mengeras sampai tampak paling menonjol. Dengan serta merta ditariknya celana pendek dan celana dalamku sekaligus disertai hembusan nafas beratnya yang kian menggebu.

Domino QQ

Kubelalakkan mataku saat merasakan bibirnya benar-benar menyentuh ujung batang kemaluanku. Ciuman basah berimbuh kuluman yang dilakukannya pada ujung batang kemaluanku membuatku mendesah, “Ah.. Mbak.. Mbak..”. Dalam hitungan menit aku merasakan shock kenikmatan. Seusai kesadaranku berangsur pulih tanganku segera bertindak dengan membuka BHnya dan mengusap-usap punggungnya.

Dengan membungkukkan badan kuraih kedua pantatnya yang masih dibentengi celana dalam, kemudian kuremas dengan kedua tanganku. Merasa kerepotan membungkukkan badan, tubuhku pulang kuluruskan. Kemudian tempurung lutut Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak

Cerita Seks Bokep Ngentot Bispak, cerita basah, cerita basah, Bandar 99, cerita dewasa, Link Login 188, cerita dewasa jilbab, cerita hot, cerita seks, cerita sex tante, Indo Seks Hot, Indo Seksi Foto Bugil, Indonesian Porn Pics

kananku dengan sengaja kugesekkan pada selakangannya. Gesekkan tempurung lutut pada unsur depan celana dalamnya ternyata paling merangsangnya sampai melepas kuluman pada ujung batang kemaluanku. Sibuk mengimbangi gesekkan tempurung lutut, melulu memegang erat batang kemaluanku.

Karena tak sabar lagi menahan kemauan untuk merasakan rangsangan yang lebih dari gesekkan tempurung kakiku pada wilayah kemaluannya yang masih dibungkus celana dalam, ia mendirikan badannya kembali. Dalam posisi berjongkok didepanku ia berjuang melepas celana dalamnya. Ketika celana dalamnya yang berjuang dilepaskannya hingga pada lutut, masih pada posisinya jongkok yang nyaris tak berubah.

Aku segera menciptakan gerakan menyelam kebawah selakangannya, mengembalikan tubuhku dan mendongkak keatas guna menempelkan bibirku pada wilayah kemaluannya. Kedua tanganku turut andil dengan segera unik kedua pinggulnya supaya liang kenikmatannya bisa segera kuterobos dengan juluran lidahku. Rupanya punya benak yang sama denganku.

Kedua kakinya mulai ditarik kebelakang, selakangannya menindih mulutku, bibir dan lidahkupun kian berpolah diseluruh unsur kemaluannya. Posisi yang berada diatas tubuhku segera dimanfaatkannya guna kembali bermain dengan batang kemaluanku. Mengimbangi rangsangan yang kuberikan pada wilayah kemaluannya, mengulum batang kemaluanku.

Agen BandarQ

Selama sejumlah menit kami berdua saling memberi dan menerima rangsangan dengan aksi 69 laksana yang pernah kuingat dalam sejumlah cerita temanku sebelumnya.

Menghentikan babak pemanasan dengan unik tubuhnya, berbaring terlentang sambil unik tanganku memberi tanda guna segera menindihnya dan memasukkan batang kemaluanku pada liang kenikmatannya. Tapi kali ini aku hendak bereksperimen. Kubaringkan badanku disebelah kirinya dan kuhadapkan tubuhku kearahnya. Kaki kirinya kuangkat tidak banyak keatas dan kuletakkan diata pinggulku sampai-sampai batang kemaluanku yang sudah mengeras bisa masuk dengan posisi miring. Setelah agak nyaman, kuberi pinggulku desakan maju-mundur yang semakin cepat.

Tangan kiriku yang bebas meremas kedua payudaranya bergantian. Berbaring nyaman, tubuh mulai bergoyang seirama dengan gerakanku. Seiring dengan goyangan tubuhnya, mendesah-desah, “Ssh.. ssh.. Raja, mmh..”. Kuperlambat gerakanku guna memperpanjang babak ini. Kudorong sisi kiri tubuh sampai-sampai membelakangiku dan sama-sama menghadap kesamping kanan. Kurapatkan dadaku pada punggunya sampai bergesek.

Kudorong lebih dalam batang kemaluanku dalam liang kenikmatannya, kemudian kugerakkan pinggulku maju mundur. Kedua tanganku memegang kedua payudaranya dari belakang badannya. Kucumbu tengkuk kirinya dan sesekali kukulum telinga kirinya. Beberapa saat lantas tubuh bergetar seiring dengan klimkaksnya. Getaran klimaksnya seakan menghanyutkan pertahananku sampai akhirnya puncak ledakanku mustahil kutahan lagi. Kepuasan yang kuperoleh mengantarkanku pada dunia mimpi.